PARADIGMA IDENTITAS SOSIAL Ocha Anggraini Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai E-mail: ochaanggrainianggraini@gmail.com Abstrak Kajian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma identitas sosial dalam pendekatan sosiologi dan antropologi pendidikan, khususnya dalam konteks pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, memadukan teori konstruksi sosial (Berger & Luckmann, 1966) dan teori enkulturasi budaya (Geertz, 1973). Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada integrasi antara perspektif sosiologis dan antropologis dalam memahami proses pembentukan identitas sosial peserta didik, yang selama ini lebih banyak dikaji secara terpisah. Riset gap ditemukan pada kurangnya kajian yang menyoroti hubungan dialektis antara struktur sosial dan sistem budaya dalam pendidikan Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembentukan identitas sosial tidak hanya dipengaruhi oleh proses sosiali...
Postingan
PARADIGMA SOSIOLOGI DALAM PENDIDIKAN
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
BAB III PARADIGMA SOSIOLOGI DALAM PENDIDIKAN A. PENDAHULUAN Pendidikan tidak hanya dipahami sebagai proses transfer ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik, tetapi juga sebagai fenomena sosial yang kompleks. Dalam konteks ini, sosiologi memberikan kerangka analisis yang luas untuk memahami bagaimana pendidikan berfungsi dalam masyarakat. Sosiologi pendidikan mempelajari hubungan antara lembaga pendidikan dengan struktur sosial, termasuk nilai, norma, dan peran sosial yang berkembang di dalamnya (Ballantine & Hammack, 2015). Melalui pendekatan ini, pendidikan dilihat sebagai sarana pembentukan dan reproduksi budaya serta alat mobilitas sosial. Paradigma sosiologi dalam pendidikan membantu menjelaskan bagaimana sistem pendidikan tidak berdiri sendiri, melainkan berinteraksi dengan faktor-faktor sosial seperti kelas, gender, ekonomi, dan kebijakan publik. Misalnya, teori fungsionalisme melihat pendidikan sebagai ...